Arsip untuk Maret, 2009

Maret 24, 2009

Ciri-ciri Sosial dan Kondisi Masyarakat Baduy di Desa Kanekes

Pengantar. Materi ini merupakan bahan kuliah tamu pada Program Magister Kajian Kependudukan dan Ketenagakerjaan Program Pascasarjana Universitas Indonesia, hari Rabu, tanggal 3 Oktober 2001 di Gedung A, Lantai 3 Ruang B, Lembaga Demografi, FEUI Kampus UI Depok. dalam mata kuliah Pendudukan dan Pembangunan. Ciri-ciri sosial dan kondisi masyarakat Baduy menjadi topik bahasan yang dimaksudkan untuk memberikan informasi tentang data kualitatif yang dihimpun dan kemudian disajikan untuk kepentingan penanganan suatu masalah. Ciri-ciri sosial dalam konteks ini dititikberatkan pada struktur ruang kewilayahan dan struktur sosial yang terbentuk untuk kelangsungan warga masyarakat dan kebudayaannya.

Maret 21, 2009

Daerah Budaya : Perspektif Antropologi Sosial (Slideshow PPT)

Definisi Kebudayaan :
“keseluruhan pengetahuan manusia sebagai makhluk sosial yang digunakannya untuk memahami dan menginterprestasi lingkungan dan pengalaman, serta menjadi landasan bagi tingkah-lakunya”. 

Maret 21, 2009

Integrasi Nasional di Indonesia: Satu Pemikiran ke Arah Kebijakan Kebudayaan

Pendahuluan. Indonesia sebagai sebuah negara dalam realitasnya terpisah pada beberapa bagian dan tingkatan, dari segi geografis dipisahkan oleh lautan dengan beratus-ratus pulau besar dan beribu-ribu pulau kecil. Kadangkalanya banyak pulau yang belum diberi nama, bahkan belakangan ini dua pulau yang berada di kawasan Kalimantan telah menjadi milik Negara Malaysia. Dari perspektif kewilayahan tampak pembagian Indonesia Bagian Timur dan Indonesia Bagian Barat, atau kawasan perkotaan dan perdesaan.

Maret 11, 2009

Konsep Perlindungan Kawasan Budaya Ditinjau dari Aspek Antropologi di Jawa Barat (Slideshow PPT)

  • Konon Indonesia memiliki paling banyak warisan budaya dibandingkan dengan negara-negara di Asia Tenggara lainnya, seperti  Candi Borobudur, Candi Prambanan, Taman Nasional Komodo, Taman Nasional Ujung Kulon, Keris, dan Wayang telah memperoleh perlindungan dunia melalui UNESCO sebagai warisan budaya dunia
  • Berikutnya juga kawasan budaya lainnya, yaitu Taman Ayun (Badung), Pakerisan (Gianjar) dan Sawah Berteras Jatiluwih di Pulau Bali dan Tana Toraja di Sulawesi Selatan serta Nias, Muara Jambi, dan kawasan perairan Raja Ampat di Papua juga akan menjadi warisan budaya yang diakui  dunia melalui UNESCO
  • Dalam konteks itu, bagi Provinsi Jawa Barat tentunya menjadi tantangan mengingat potensi ke arah mewujudkan warisan budaya bukan tidak mungkin realisasikan?
  • Dengan demikian, bagaimana perspektif antropologi dalam kaitannya  dengan konsep perlindungan dan pengembangan kawasan budaya  yang dapat dijadikan warisan budaya 

Maret 11, 2009

Kajian Pola Ruang Desa Tradisional Perspektif Kebudayaan (Slideshow PPT)

  • —Desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas-batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat, berdasarkan asal usul dan adat istiadat yang diakui dan dihormati dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 27 Tahun 2006 Tentang Penetapan Dan Penegasan Batas Desa)
  • —Desa adalah kesatuan masyarakat yang tergabung berdasarkan garis keturunan (genealogi) yang mendiami wilayah (teritori) tertentu.
  • —Perspektif antropologi memandang desa, atau nama lain (nagari, binua, kampung, gampong, negeri, huta, sosor, marga, lembang, kuwu, pemusungan, paraingu, lumban) adalah kesatuan masyarakat yang tergabung berdasarkan garis keturunan (genealogi) yang mendiami wilayah (teritoria), dan terikat oleh suatu tradisi serta kebiasaan tertentu
Maret 9, 2009

Serentaun: Konsep, Praktek dan Makna (Sinopsis + Video)

Video ini berisi gambaran tentang ritual serentaun yang dilakukan oleh warga komunitas Kasepuhan Ciptagelar. Boleh jadi konsep, praktek dan makna serentaun belum banyak berubah, yakni memberikan penghormatan kepada Nyi Pohaci Sanghyang Sri sebutan lokal untuk Dewi Sri yang menjadi fokus pemujaan dalam ritual ini. Demikian pula pengungkapan rasa syukur kepada Dewi  Sri, atas hasil tanaman padi mereka yang melimpah ruah, boleh jadi  sikap ini pun belum juga berubah. Boleh jadi pula warga masih yakin, bahwa Dewi Sri, masih melindungi mereka dalam beraktivitas mengolah lahan pertanian.

Maret 9, 2009

Baduy dalam Era Globalisasi (Sinopsis + Video)

Video ini menayangkan bagaimana warga Komunitas Baduy merespons perubahan yang sedemikan gencar menerpa mereka. TVRI-Bandung dalam rangka perebutan award Gantra Kencana”, penghargaan khusus tentang tayangan kebudayaan tertinggi tingkat nasional, menyajikan fenomena kebudayaan Baduy dalam konteks perubahan sosial-budaya. Fokus tayangan ini berkisah seputar pengetahuan, sikap dan praktek orang Baduy menghadapi era global yang setidaknya berpengaruh terhadap kehidupan mereka. Titiktolak cerita dalam video itu, adalah Prof. Judistira K. Garna, Ph.D peneliti yang tidak pernah berhenti mengamati dan menyermati setiap perubahan yang terjadi di Desa Kanekes tempat warga komunitas baduy bermukim.

Maret 6, 2009

Konsep Pemberdayaan Atau Peminggiran Penduduk Asli di Kawasan Asia Tenggara (Slideshow PPT)

Pengantar
  • Salah Satu ciri yang mencolok di Wilayah Asia Tenggara, adalah keragaman budaya yang berasal dari beberapa ratus suku minoritas pribumi yang menghuni daerah pedalaman (pegunungan) dan hutan (Lim Teck Ghee dan Alberto Gomes,1993).
  • Sebutan bagi mereka dikenal dengan pelbagai istilah: seperti orang gunung (highlanders), orang asli (aborigines), orang hutan (forest people), pribumi (natives), dan masyarakat terasing (komunitas adat terpencil).
  • Berbagai kebijakan diarahkan untuk menarik penduduk asli ke arus utama kehidupan masyarakat luas (modernisasi), meski pendekatan dan & pelaksanaannya berbeda-beda di setiap negara. 

Maret 5, 2009

Amalan Agama Lokal dalam Komunitas Terpinggir di Jawa Barat: Kajian Antropologi Agama

Di Jawa Barat, agama tradisi besar telah dipeluk oleh serta menjadi keyakinan keagamaan masyarakat, namun bukan berarti, kepercayaan atau keyakinan dari komunitas lokal hilang dengan sendirinya, sebab pada tingkat pribadi atau komunitas agama yang mereka anut seringkali dipengaruhi oleh keyakinan lokal. Dalam kehidupan komunitas yang terpinggir pada waktu melihat dan memperlakukan agama sebagai kebudayaan maka yang dilihat adalah agama sebagai keyakinan yang ada dalam komunitasnya, dan bukan agama yang ada dalam teks suci, seperti yang dijumpai dalam kitab-kitab suci agama wahyu. Sebagai sebuah keyakinan yang hidup dalam komunitas, maka agama menjadi bercorak lokal; yaitu, lokal sesuai dengan kebudayaan dari komunitasnya itu.

Maret 5, 2009

Urbanisasi Pengalaman Kota Bontang: Penduduk Asli Berperan Atau Terpinggirkan

Abstrak. Bontang dahulu hanyalah sebuah kampung kecil yang dihuni oleh beberapa kumpulan keluarga orang Kutai dan orang Bajau. Hubungan sosial-ekonomi keduanya berlangsung secara harmonis, karena didasarkan oleh hubungan sosial paguyuban atau gemeinschaff. Namun ketika tahun 1970-an dengan ditumbuhkannya industri LNG (Liquefield Natural Gas) yang diproduksi oleh PT. Badak NGL, dan kemudian dibangun pula industri Pupuk Kalimantan Timur (PKT), mulai terjadi perubahan besar. Kegiatan di kedua industri ini, telah mengundang banyak pendatang yang beraktivitas baik sebagai pekerja pada kedua industri itu, maupun mereka yang beraktivitas sebagai pedagang, pegawai negeri dan swasta.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.