- Konon Indonesia memiliki paling banyak warisan budaya dibandingkan dengan negara-negara di Asia Tenggara lainnya, seperti Candi Borobudur, Candi Prambanan, Taman Nasional Komodo, Taman Nasional Ujung Kulon, Keris, dan Wayang telah memperoleh perlindungan dunia melalui UNESCO sebagai warisan budaya dunia
- Berikutnya juga kawasan budaya lainnya, yaitu Taman Ayun (Badung), Pakerisan (Gianjar) dan Sawah Berteras Jatiluwih di Pulau Bali dan Tana Toraja di Sulawesi Selatan serta Nias, Muara Jambi, dan kawasan perairan Raja Ampat di Papua juga akan menjadi warisan budaya yang diakui dunia melalui UNESCO
- Dalam konteks itu, bagi Provinsi Jawa Barat tentunya menjadi tantangan mengingat potensi ke arah mewujudkan warisan budaya bukan tidak mungkin realisasikan?
- Dengan demikian, bagaimana perspektif antropologi dalam kaitannya dengan konsep perlindungan dan pengembangan kawasan budaya yang dapat dijadikan warisan budaya
Maret 11, 2009
Kajian Pola Ruang Desa Tradisional Perspektif Kebudayaan (Slideshow PPT)
- Desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas-batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat, berdasarkan asal usul dan adat istiadat yang diakui dan dihormati dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 27 Tahun 2006 Tentang Penetapan Dan Penegasan Batas Desa)
- Desa adalah kesatuan masyarakat yang tergabung berdasarkan garis keturunan (genealogi) yang mendiami wilayah (teritori) tertentu.
- Perspektif antropologi memandang desa, atau nama lain (nagari, binua, kampung, gampong, negeri, huta, sosor, marga, lembang, kuwu, pemusungan, paraingu, lumban) adalah kesatuan masyarakat yang tergabung berdasarkan garis keturunan (genealogi) yang mendiami wilayah (teritoria), dan terikat oleh suatu tradisi serta kebiasaan tertentu