Konsep Perlindungan Kawasan Budaya Ditinjau dari Aspek Antropologi di Jawa Barat (Slideshow PPT)

  • Konon Indonesia memiliki paling banyak warisan budaya dibandingkan dengan negara-negara di Asia Tenggara lainnya, seperti  Candi Borobudur, Candi Prambanan, Taman Nasional Komodo, Taman Nasional Ujung Kulon, Keris, dan Wayang telah memperoleh perlindungan dunia melalui UNESCO sebagai warisan budaya dunia
  • Berikutnya juga kawasan budaya lainnya, yaitu Taman Ayun (Badung), Pakerisan (Gianjar) dan Sawah Berteras Jatiluwih di Pulau Bali dan Tana Toraja di Sulawesi Selatan serta Nias, Muara Jambi, dan kawasan perairan Raja Ampat di Papua juga akan menjadi warisan budaya yang diakui  dunia melalui UNESCO
  • Dalam konteks itu, bagi Provinsi Jawa Barat tentunya menjadi tantangan mengingat potensi ke arah mewujudkan warisan budaya bukan tidak mungkin realisasikan?
  • Dengan demikian, bagaimana perspektif antropologi dalam kaitannya  dengan konsep perlindungan dan pengembangan kawasan budaya  yang dapat dijadikan warisan budaya 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: